Namaku Bank Al
Catatan Petualangan, Pemikiran dan Harapan



Saturday, June 10, 2006
Permanen atau Kontrak ?

Aku teringat ketika beberapa tahun yang lalu beberapa temanku masih bekerja dengan status kontrak. Saat itu mereka selalu mengeluh dan tiap hari bermimpi agar suatu saat mereka bisa mendapatkan status permanen di tempatnya bekerja. Pada saat itu aku hanya bergumam dan mengatakan pada mereka bahwa status permanem belum tentu pilihan yang terbaik buatmu.

Akhirnya, walaupun setelah bertahun-tahun menunggu, permintaan mereka terjawab. Status permanen yang mereka idam-idamkan sejak lama mereka dapatkan. Aku pun tertarik untuk bertanya dan mengetahui keadaan mereka. Rupanya perkiraanku sebelumnya tidak meleset, ternyata status permanen tidak juga membuat mereka bahagia. Mengapa ? Karena "take home pay" yg didapat setelah permanen ternyata lebih kecil. Apalagi ditambah kenyataan bahwa karyawan permanen tidak mendapat lembur walaupun seringkali harus bekerja hingga malam ataupun di hari libur.

So, ternyata menjadi karyawan dengan status permanen tidak selalu lebih baik daripada kontrak. Saya jadi teringat teman saya, Mas RDP, yang memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya untuk mendapatkan pekerjaan yg baru dengan status kontrak. Yg cukup mengejutkan bagi sebagian orang adalah karena Mas RDP sudah berstatus Manager dan establish di perusahaanya yg lama. Lantas mengapa Mas RDP memilih keluar dari kestablian dan memilih pekerjaan baru dengan status kontrak ? Tentu saja hanya Mas RDP sendiri yg bisa menjawab. Aku sendiri hanya bisa menduga bahwa Mas RDP ini adalah orang yg percaya diri bahwa tanpa status permanen-pun dia akan tetap bisa mendapatkan pekerjaan lagi. Oleh karenanya, lulusan Teknik Geologi UGM yg aktif di IAGI ini memilih status kontrak dengan rate salary International.

Lain lagi dengan temanku Komo. Sebelumnya dia telah bekerja dengan status kontrak dengan gaji yg cukup besar. Entah kenapa dia malah pindah mencari kerja di pedalaman Sumatra sana dengan income yg relatif lebih kecil demi mendapatkan status permanen. Sebagian teman-teman saya bertanya mengapa mantan sekretaris pencinta alam ini memilih untuk bekerja di pedalaman sementara konon peluang untuk mendapatkan gaji yg jauh lebih besar bisa didapatkannya di Jakarta karena pekerja dengan keahlian seperti dia saat ini sedang langka di pasaran. Mengapa bisa begitu ? Lagi2 cuma Komo yg bisa menjawab.

Aku sendiri belum pernah mendapatkan pekerjaan dengan status kontrak, sehingga tidak begitu tahu bagaimana rasanya bekerja menjadi karyawan kontrak. Untuk saat ini, jika saja ada yang mau menggajiku dengan salary dan benefit 3 kali lipat dari yg kudapat sekarang, mungkin saja akan kuterima walaupun statusnya kontrak.

Bagaimana menurut pendapat teman-teman ? Ada yg sudah punya pengalaman bekerja dengan status kontrak dan permanen dan bisa turut berbagi cerita ?


Posted at 04:41 pm by bank_al

Eko Sulistyo Pramono
June 11, 2007   05:55 AM PDT
 
wah, mas alfred...saya sih tetep milih permanent position,Apalagi within Transocean setidaknya untuk sekarang ini...alasannya untuk "starting live". Saya tunggu opening IT engineer di Transocean sampai kapanpun.
al
June 12, 2006   09:17 PM PDT
 
permanen dengan rate salary internationale ;p
emang susah ya nurutin nafsu.. :D
ti2n
June 12, 2006   11:46 AM PDT
 
hhmm.... aku mau yang mana ya..? :D
hehehehe....
kere kemplu
June 12, 2006   07:48 AM PDT
 
kontrak? permanen? plus-minus kok.

kontrak? sabetan gede, tunjangan terbatas, cocok untuk satu dari ini...

1. lajang
2. lajang atau bukan tapi pembosan
3. lajang atau bukan tapi gak suka terikat

permanen? duit lebih kecil tapi cocok untuk satu dari ini:
1. butuh kemapanan (selalu dalam status "karyawan", bukan "nunggu panggilan")
2. butuh penghasilan tetap
3. butuh pensiun di hari tua
4. bukan satu dari poin di atas, tapi semata menuruti keinginan keluarga dan terutama istri (atau suami?).
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments







Previous Entry Home Next Entry



bank_al
My name is Alfred Alinazar. People call me "bank al". If you meet someone called himself "bank al", he's most probably me.

[ online ]



   





<< June 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30






Contact Me

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed